Malutzone – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tidore Kepulauan berencana menandatangani kerja sama dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tidore Kepulauan.
Hal ini dalam upaya memperluas keterlibatan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda, dalam pengawasan pemilu.
Rencana kerja sama ini akan dilakukan dalam waktu dekat di Sekretariat Bawaslu Kota Tidore. Ini juga menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Tidore untuk terus mengembangkan program pengawasan partisipatif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.
Supriyanto Ade, Anggota Bawaslu Kota Tidore Divisi Hukum, Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas, mengatakan pihaknya memilih bersinergi dengan Pramuka lantaran memiliki kedisiplinan, kejujuran serta semangat pengabdian yang sejalan dengan prinsip pengawasan pemilu.
“Pramuka memiliki karakter yang kuat dalam hal kedisiplinan dan kepedulian sosial. Nilai-nilai itu penting untuk membangun kesadaran masyarakat dalam mengawal proses demokrasi yang bersih dan berkeadilan,” kata Supriyanto, Selasa (14/10/2025).
Kerja sama ini nantinya kata Supriyanto, akan difokuskan pada kegiatan pendidikan dan pelatihan pengawasan partisipatif, sosialisasi kepemiluan di kalangan Pramuka, serta kegiatan pengabdian masyarakat yang mendukung penguatan demokrasi.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Abd. Salam, menyambut baik rencana kerja sama dan berkomitmen untuk turut dalam menciptakan generasi muda yang melek politik dan peduli terhadap proses pemilu.
“Kami siap berkolaborasi dengan Bawaslu, agar anggota Pramuka tidak hanya menjadi pelajar yang tangguh, tapi juga warga negara yang sadar akan pentingnya menjaga integritas demokrasi,” ujar Andi, sapaan Ahmad Abd. Salam.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan lahir sinergi positif antara lembaga pengawas pemilu dan gerakan kepemudaan dalam mendorong pengawasan partisipatif di Kota Tidore Kepulauan.










