Pemkot Tidore Gelar Rakor Satu Data Indonesia

Malutzone – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menggelar rapat koordinasi Forum Satu Data Indonesia di penginapan Visal Tidore, Rabu (5/11/2025).

Kebijakan Satu Data Indonesia merupakan langkah strategis pemerintah pusat yang terimplementasi melalui Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia.

Hal ini dimaksudkan guna menjamin keteraturan dalam penyelenggaraan tata kelola data yang dihasilkan baik oleh instansi pusat maupun daerah.

Mengawali sambutan Wali Kota Tidore, Staf Ahli Wali kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Abdul Hakim Adjam mengatakan, Penerapan Sistem Satu Data Indonesia ini memiliki tujuan untuk memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman dalam rangka penyelenggaraan tata kelola data, guna mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan.

Selain itu, hal tersebut untuk menciptakan data yang berkualitas, mudah diakses dan dapat dibagi antar instansi pusat maupun daerah.

“Telah dibentuk pula suatu wadah yang disebut forum satu data tingkat daerah yang berfungsi mengkoordinasi pelaksanaan Satu Data Indonesia di daerah, sehingga upaya mengoptimalkan peran dan fungsi semua unsur penyelenggara menuju tercapainya tujuan Satu Data Indonesia,” kata Hakim.

Ia menyebutkan, data di era ini telah menjadi kebutuhan primer setiap manusia, seperti terkutip dalam penggalan pidato kenegaraan Presiden Jokowi Tahun 2019.

“Data adalah kekayaan baru bangsa kita, bahkan lebih berharga dari minyak”, sehingga hal ini sekaligus mengisyaratkan dan menginspirasikan untuk terus membangun tekad bersama dalam semangat persatuan dengan bekerja keras dan bekerja cerdas membangun sistem pengelolaan data yang semakin baik di Kota Tidore Kepulauan,” katanya.

“Kami berharap agar selaku pemangku kepentingan yakni seluruh perangkat daerah dan instansi terkait lainnya di Kota Tidore Kepulauan, agar terus membangun soliditas dan sinergitas dalam mendukung terlaksananya pengelolaan Satu Data Indonesia yang makin baik dan berkualitas di Wilayah Kota Tidore Kepulauan,” ucapnya.

Sementara, Laporan panitia yang disampaikan Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Tidore Fadli Abdullah mengatakan, dalam mewujudkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan daerah perlu didukung oleh data yang akurat, mutakhir terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga diperlukan perbaikan tata kelola data yang dihasilkan oleh pemerintah melalui penyelenggaraan satu data Indonesia.

“Pelaksanaan satu data Indonesia di Kota Tidore Kepulauan ini dilaksanakan untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan, dengan tujuan sebagai wadah komunikasi dan koordinasi instansi Daerah di Kota Tidore Kepulauan untuk penyelenggaraan satu data Indonesia,” katanya.

Kegiatan ini juga diikuti oleh pimpinan OPD se Kota Tidore dengan menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tidore Oki Afrizal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tidore Kepulauan Marjan Djumati dan Kepala Bidang Pemerintahan, Pembangunan Manusia dan Perekonomian (P2MP) Bapperida Kota Tidore Nur’aini Stofel sebagai Narasumber.