Malutzone – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman memaparkan dua inovasi unggulan Kota Tidore Kepulauan dalam penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award 2025 kategori Kota di ruang sidang utama, kantor Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Dua inovasi unggulan yang menjadi acuan penilaian tersebut diantaranya inovasi berbasis digital yaitu; Ngofa Se Dano atau Ngobrol Berfaedah Seputar Pengadaan Secara Online dari Bagian UPBJ, dan inovasi non digital yaitu Kado Inflasi atau Kerja Sama Antar Daerah untuk Optimalisasi Pengendalian Inflasi dari Bagian Ekonomi Setda Kota Tidore Kepulauan.
“Masuk nominasi Kota terinovasi tahun 2025, hari ini mewakili Wali Kota dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan telah mempresentasikan inovasi, kami sudah menyampaikan ke panelis dengan mengajukan dua inovasi unggulan, baik secara digital maupun non digital, seperti yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara dalam penilaian ini,” kata Ahmad Laiman.
Pada kesempatan itu, Wawali mempresentasikan latar belakang lahirnya inovasi itu, serta dampak terhadap keberlangsungan kinerja pemerintah daerah.
“Karena memang seluruh inovasi yang dilakukan oleh setiap daerah, diharapkan ujung-ujungnya adalah meningkatkan pelayanan publik, kemudian meningkatkan kinerja pemerintahan, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Kota Tidore Kepulauan telah berhasil masuk sebagai 11 besar Kota terinovasi di Indonesia. Wawali berharap Kota Tidore bisa mendapat reward berupa insentif fiskal.
Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota dalam presentasi ini yaitu Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain, Kepala Baperida Ir. Saiful Bahri Latif, dan Kepala Bidang Riset Inovasi Daerah Kota Tidore Kepulauan Ramli Saraha.






