Malutzone – Eks Wali Kota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim mengaku tidak ada sangkut paut dengan pengadaan penerangan jalan umum (PJU) solar cell di sejumlah desa pada tahun 2023 dan 2024.
Hal itu disampaikan Ali kepada sejumlah wartawan usai memberikan keterangan kepada penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore, Rabu (21/1/2026).
Saat memberi keterangan, Ali mengaku dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik.
“Pada intinya saya tidak terlibat, apalagi saya yang arahkan, karena itu program desa,” kata Wali Kota Tidore Kepulauan 2 periode itu.
Proses pengadaan PJU tersebut kata Ali, tidak diketahuinya apalagi mengintervensi. Ia mengaku mengetahui adanya pengadaan PJU di sejumlah desa tahun 2023 melalui Ikbal.
Menurutnya, Ikbal adalah salah satu penyedia PJU solar cell yang bekerja sama dengan puluhan desa di Kota Tidore Kepulauan.
“Saya baru tahu setelah bertemu Ikbal. Dia (Ikbal) pihak ketiga, ada (penyedia) empat orang, yang saya kenal Ikbal,” ungkapnya.
Selama berurusan di Kota Tidore, Ikbal mengontrak rumah Ali Ibrahim di kecamatan Tidore. Ali mengaku sudah saling kenal dengan Ikbal sejak masih bertugas di Papua sebelum ia menjadi Wali Kota.
“Saya kenal dia. Dia sewa rumah, saya kenal dia sejak jaman di Papua,” katanya.
Dari Ikbal, Ali mendapat informasi nilai pengadaan PJU solar cell di 30 lebih desa yang dilakukan secara bersamaan. Ada sejumlah desa kata Ali, yang tidak mengadakan PJU.
Proyek pengadaan yang bersumber dari masing-masing dana desa ini dianggarkan Rp25 juta per unit. Setiap desa jumlah unit pengadaan PJU nya berbeda.
Ali baru tahu pengadaan PJU di desa menuai masalah setelah penyidik Kejaksaan mulai memeriksa pihak terkait.
“Saya dipanggil, setelah Ikbal diperiksa baru saya tanya, ada masalah apa ini?,” katanya.
Ali mengaku heran dirinya dikait-kaitkan dengan pengadaan PJU solar cell di desa-desa. Padahal kata dia, program penerangan jalan muncul dari musyawarah pemerintah desa dengan masyarakat.
“Pengadaan itu dengan dana desa, bagaimana saya terlibat,” katanya.
Apalagi kata Ali, dirinya kemudian disebut mengarahkan proyek tersebut. Ia juga membantah kabar bahwa ada aliran dana yang mengalir ke pimpinan atas atau Wali Kota.
“Aliran dana keatas kemana, ke Tuhan?, Tidak ada aliran dana,” ketus Ali.
Ali tiba di Kejari Tidore untuk memberikan keterangan sejak pukul 09.00 WIT. Ia datang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan peci hitam didampingi penasihat hukum dan supir pribadi menggunakan mobil mitsubishi Xpander hitam. Ali baru meninggalkan gedung Satya Adhi Wicaksana Tidore sekitar pukul 17.30 WIT.



![Dampak Banjr di Halmahera Barat [Foto. Antara]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2026/01/11-300x178.jpg)


![Suasana Peringatan Hari Pahlawan berlangsung di Halaman Kantor Walikota Tidore, Jumat (10/11/2023) [Foto. Ist.]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2023/11/1-5-300x178.jpg)



