Malutzone -Kerja sama antara Malut United FC dan klub raksasa Portugal, SL Benfica, untuk pengembangan akademi sepak bola usia dini telah mencapai 99 persen dan tinggal menunggu finalisasi.
Asisten Manajer Malut United FC, Asgar Saleh, saat dihubungi Selasa, mengatakan bahwa seluruh pemain akademi Malut United saat ini telah disatukan dalam satu sistem pembinaan terpadu.
Sistem tersebut dirancang untuk memastikan setiap pemain mendapatkan pola latihan yang terstruktur, pendidikan karakter, serta pengembangan fisik yang sejalan dengan visi besar klub.
“Semua pemain akademi sekarang sudah terpusat dalam satu sistem. Fasilitas juga terus kami lengkapi secara bertahap agar proses pembinaan berjalan maksimal,” ujar Asgar, ujar Asgar, Selasa (3/2/2025).
Menurutnya, Malut United tidak berorientasi pada prestasi instan, melainkan menyiapkan masa depan sepak bola Maluku Utara melalui sistem pembinaan modern dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, Malut United kini hampir merampungkan kerja sama dengan SL Benfica. Proses kerja sama ini, kata Asgar, telah mencapai sekitar 99 persen dan tinggal menunggu tahap finalisasi.
Ia menegaskan, kolaborasi ini bukan sekadar simbolik. Nantinya, tim pelatih dari Benfica akan terlibat langsung dalam operasional akademi Malut United. Dukungan yang diberikan mencakup peningkatan kualitas kepelatihan serta pendampingan tenaga ahli, seperti ahli gizi dan fisioterapis, guna memastikan perkembangan pemain sesuai standar sepak bola modern.
“Benfica tidak hanya mengirim pelatih, tetapi juga tenaga pendukung lain yang sangat penting dalam pembinaan usia dini. Ini akan menjadi lompatan besar bagi akademi kami,” kata Asgar.
Dalam skema pembinaan yang disiapkan, pemain-pemain akademi akan dipantau secara berkala. Jika perkembangan mereka memenuhi standar Benfica, maka pada rentang usia 12 hingga 14 tahun, para pemain tersebut berpeluang diberangkatkan ke Eropa untuk menimba pengalaman dan berkembang langsung di lingkungan kompetisi setempat.
Program akademi ini akan dimulai dari kelompok usia 7 dan 9 tahun, dengan prioritas bagi anak yatim piatu serta anak-anak dari keluarga kurang mampu. Malut United menargetkan, dalam kurun waktu 7 hingga 10 tahun ke depan, akan lahir pemain-pemain asli Maluku Utara yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional, bahkan menembus kompetisi Eropa.
Meski diakui hasilnya tidak akan terlihat dalam waktu dekat, manajemen Malut United tetap optimistis terhadap program jangka panjang tersebut.
“Dalam lima tahun mungkin orang belum melihat hasil yang signifikan. Namun sekitar 10 tahun ke depan, kami yakin akan lahir pemain-pemain top dari akademi Malut United,” ungkap Asgar.
Langkah Malut United ini pun mendapat apresiasi dari pecinta sepak bola. Kolaborasi dengan Benfica dinilai sebagai bukti keseriusan klub dalam membangun masa depan sepak bola daerah sekaligus mengangkat nama Maluku Utara di kancah internasional.
Dengan fondasi yang kuat dan visi jangka panjang, Malut United FC kini menatap masa depan sepak bola Maluku Utara dengan optimisme dan keyakinan besar.





![Tim Malut United menggelar latihan jelang laga menghadapi tuan rumah Persis Solo, Sabtu (12/10/2025). [Foto: MLT].](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2025/10/12-300x178.jpg)




