Malutzone – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) setempat menata kembali area pintu masuk kawasan parkir pelabuhan feri Galala, Kecamatan Oba Utara.
Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Abdurahman Arsyad, mengatakan penataan tersebut untuk memanfaatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi.
Menurutnya, DPRD telah memantau sejumlah titik yang berpotensi menjadi sumber PAD, namun hingga kini belum dikelola secara maksimal oleh pihak terkait.
“Kami telah mencermati beberapa titik yang menjadi sumber pendapatan asli daerah pada sektor retribusi, namun belum terkelola secara maksimal. Karena itu kami meminta agar segera dilakukan evaluasi sehingga dapat meminimalisir kebocoran retribusi di kawasan pelabuhan,” kata Abdurahman, Rabu, (15/4/2026).
Ia menjelaskan, lahan parkir yang tersedia di area pelabuhan feri Galala seharusnya difungsikan secara optimal guna mendorong peningkatan pendapatan daerah.
“Adanya kebijakan pemangkasan anggaran daerah, khususnya di Kota Tidore, tentu sangat berdampak. Maka OPD teknis yang mengelola retribusi harus bekerja ekstra agar keuangan daerah bisa terbantu,” katanya.
Dishub kata Andurahman, harus lebih cermat dalam menata serta mengelola potensi kepelabuhanan yang ada, sehingga sumber pendapatan dari retribusi terserap dengan baik sesuai target yang ditetapkan.
“Dalam waktu dekat kami akan menggelar rapat dengar pendapat bersama Dishub dan Dispenda. Kebetulan ada juga rencana kerja sama dari pihak ketiga yang akan mengelola sistem e-ticketing, sehingga hal ini akan didiskusikan bersama dalam RDP,” pungkasnya.




![Tim SAR saat evakuasi dua korban warga Singapura yang ditemukan meninggal dunia saat erupsi Gunung Dukono [Foto. Istimewa]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2026/05/6-300x178.jpg)




![BPK RI Perwakilan Malut Lakukan Entry Briefing Kepada OPD di Kota Tidore Kepulauan [Foto. Ist.]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2023/10/3-300x178.jpg)