Malutzone — Kesehatan bukan hanya tugas pemerintah atau tenaga medis, melainkan tanggung jawab kolektif yang bermula dari kesadaran individu, keluarga, hingga seluruh lingkungan.
Hal itu ditegaskan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Rahmawati Muhammad Sinen, saat membuka Kampanye dan Pergerakan Masyarakat Hidup Sehat di Halaman Kantor Camat Tidore Utara, Rabu (26/8/2026).
Menurut Rahmawati, kesehatan adalah modal dasar mewujudkan keluarga yang sejahtera, produktif, dan berkualitas. Oleh sebab itu, pola hidup sehat tidak boleh hanya dianggap sebagai program sesaat, melainkan harus tumbuh menjadi kebiasaan yang tertanam dalam keseharian.
“Melalui gerakan ini, kita ingin membangun kesadaran, bahwa pola hidup sehat harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Kader PKK memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi, menggerakkan, dan mendampingi masyarakat hingga ke tingkat keluarga,” katanya.
Rahmawati juga menekankan pentingnya pergeseran pola pikir: jangan menunggu sakit baru peduli terhadap kesehatan, melainkan beralih dari sikap mengobati menjadi mencegah. Ia menilai upaya pencegahan jauh lebih ringan, hemat biaya, dan berkelanjutan dibandingkan pengobatan.
“Saya juga mengajak seluruh masyarakat agar tidak menunggu sakit untuk mulai peduli terhadap Kesehatan, mari kita ubah pola pikir dari mengobati menjadi mencegah. Karena sesungguhnya, mencegah jauh lebih mudah, lebih murah, dan lebih baik daripada mengobati,” ajaknya.
Peran wadah-wadah kemasyarakatan seperti Posyandu, kelompok PKK, dan Dasawisma dinilai sangat vital dalam menyebarluaskan pesan-pesan kesehatan secara berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong, lingkungan yang bersih dan keluarga yang tangguh dapat terbangun. Rahmawati berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan memperkuat komitmen bersama demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif bagi masa depan Tidore Kepulauan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Mujahidin Husen merinci prinsip perilaku hidup sehat yang harus digalakkan, meliputi: aktivitas fisik rutin, konsumsi makanan bergizi seimbang (terutama buah dan sayur), tidak merokok serta menghindari asap rokok, rajin mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, pemeriksaan kesehatan berkala (tekanan darah dan gula darah), serta menjaga kebersihan lingkungan dan kebiasaan bersih dalam keluarga.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua VI TP PKK Kota Tidore Kepulauan beserta Pengurus Pokja, Camat Tidore Utara, Kepala Desa se-Pulau Maitara dan staf, Ketua TP PKK Tidore Utara beserta jajaran, serta para Kader Posyandu se-Kecamatan Tidore Utara.

![Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, [Foto.Ist.]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2026/09/3-300x178.jpg)


![Jatim belajar percepatan rumah layak dari Malut [Foto. Ist.]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2026/09/12-1-300x178.jpg)

![KM. Tatamailau berlabu di pelabuhan Trikora Tidore [Foto. Ist.]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2023/12/3-2-300x178.jpg)
![Walikota Gorontalo Dr. H. Marten A. Taha saat tiba di kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Senin(4/12/2023) [Foto. Ist.]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2023/12/2-2-300x178.jpg)
![Suasana Peresmian KBN Tahun 2023 di Kelurahan Dowora Kota Tidore Kepulauan [Foto. Ist.]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2023/12/1-3-300x178.jpg)
