Malutzone – Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan terus dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Soasio melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pembiayaan ini menjangkau pelaku UMKM di tiga wilayah sekaligus, yaitu Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Tengah, dan Kabupaten Halmahera Timur.
Penyaluran KUR difokuskan pada sektor-sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat, antara lain perikanan, pertanian, perdagangan, industri pengolahan, serta sektor jasa. Komposisi penyaluran menunjukkan dominasi sektor perdagangan, diikuti perikanan, pertanian, dan jasa — menandakan bahwa dana yang disalurkan langsung menyentuh aktivitas ekonomi produktif warga.
BRI Cabang Soasio tidak hanya menyediakan akses modal, tetapi juga mendampingi pelaku usaha melalui program pemberdayaan guna meningkatkan kemampuan tata kelola bisnis agar lebih profesional dan berkelanjutan.
Pemimpin Cabang BRI Soasio, Anggar Diosdado, menjelaskan bahwa KUR dirancang untuk memperkuat sektor riil sekaligus membuka peluang kerja baru.
“Penyaluran KUR diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor produktif yang memiliki peran penting dalam perekonomian. Dengan akses pembiayaan yang lebih luas dan terjangkau, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas skala bisnis, serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar,” ujar Anggar.
Ia menegaskan komitmen BRI Cabang Soasio untuk terus menyalurkan pembiayaan secara efektif dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“BRI Cabang Soasio akan terus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” ucapnya.





