KBRI Riyadh: Bandara King Khalid Kembali Dibuka, WNI Diimbau Tetap Waspada

Malutzone – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi, mengeluarkan pengumuman penting bagi Warga Negara Indonesia (WNI) terkait kondisi keamanan dan perjalanan udara, pada Senin (26/10/2026). Pengumuman itu muncul setelah situasi memanas akibat serangan Houthi yang membombardir Bandara Internasional King Khalid dan sejumlah fasilitas minyak di Kerajaan Arab Saudi.

KBRI menyampaikan bahwa per tanggal 25 Oktober 2026, Bandara Internasional King Khalid Riyadh telah dibuka kembali. Terminal 1 melayani penerbangan domestik, sedangkan Terminal 2 diperuntukkan bagi penerbangan internasional yang dioperasikan oleh maskapai nasional Arab Saudi.

Melalui akun Instagram @indonesiainriyadh, KBRI menyampaikan imbauan bertahap kepada seluruh WNI:

“WNI yang memiliki rencana perjalanan menggunakan moda transportasi udara, diimbau untuk mengonfirmasi status pemesanan dan penerbangannya secara langsung ke maskapai penerbangan yang digunakan sebelum berangkat menuju bandara,” tulisnya.

“WNI yang status penerbangannya sudah dikonfirmasi oleh maskapai juga diimbau untuk berangkat lebih awal. Ini guna mengantisipasi adanya perubahan atau pengalihan akses di bandara menuju terminal dan mengantisipasi adanya pemeriksaan penumpang di bandara,” tambah pernyataan itu.

“Bagi WNI yang tidak memiliki kepentingan mendesak diimbau untuk menghindari perjalanan ke Kawasan Bandara Internasional King Khalid Riyadh dan daerah sekitar Bandara,” ujar KBRI lagi.

KBRI juga mengingatkan seluruh WNI yang berada di Arab Saudi agar tetap berada di lokasi yang aman, mematuhi arahan otoritas setempat, dan hanya mengandalkan informasi resmi dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, KBRI Riyadh, otoritas bandara, serta maskapai penerbangan terkait.