Malutzone – Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK, dan PPPK Paruh Waktu untuk konsisten mendukung kebijakan pembatasan aktivitas pada hari Jumat. Hal ini disampaikan saat memimpin Apel Pagi Gabungan di Halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Senin (2/11/2026).
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan telah menetapkan kebijakan pembatasan aktivitas pada setiap hari Jumat. Menurut Wali Kota, kebijakan ini tidak akan berjalan efektif jika tidak dimulai dari diri para aparatur negara sendiri.
“Saya meminta kepada seluruh ASN, PPPK dan PPPK Paruh Waktu bahwa pembatasan waktu hari Jumat ini menjadi tanggung jawab torang semua, torang menjadi contoh, jadi jangan memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat,” pintanya.
Selain soal keteladanan, Muhammad Sinen juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dalam upaya meraih Penghargaan Adipura Tahun 2026. Penilaian tersebut, katanya, bukan beban satu dinas saja, melainkan tanggung jawab seluruh warga Tidore.
“Adipura ini bukan hanya tugas DLH saja ini merupakan tugas kita bersama dan tanggung jawab torang semua termasuk masyarakat, jadi ajak masyarakat terlibat langsung untuk bergotong royong bersama untuk membersihkan lingkungan yang ada agar Kota Tidore Kepulauan bisa masuk dalam penerimaan penghargaan adipura,” ujarnya.
Khusus untuk kantor pelayanan publik seperti kantor Camat dan Lurah, Wali Kota memastikan kebersihan dan kerapian harus selalu terjaga, baik di ruang kerja maupun halaman dan area sekitar. Terakhir, beliau mengajak seluruh pegawai untuk bersatu dan meningkatkan kedisiplinan.







![Festival Idadari Ma Munara yang ke 2 Tahun 2023 digelar masyarakatt Gurabungan Kota Tidore Kepulauan [Foto. Ist.]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2023/10/1-5-300x178.jpg)

![Kondisi Palestina akibat serangan Israel [Foto. bbc.com]](https://malutzone.com/wp-content/uploads/2023/10/1-4-300x178.jpg)